Rabu, 05 November 2014

analisis kritis



Berikan Analisis Kritis
Analisis yang kritis (atau berpikir kritis) merupakan suatu cara untuk mencoba memahami kenyataan, kejadian (peristiwa), situasi, benda, orang, dan pernyataan yang ada di balik makna yang jelas atau makna langsung. Analisis kritis mempersyaratkan sikap untuk berani menantang apa yang dikatakan atau dikemukakan oleh pihak-pihak yang lebih berkuasa -majikan, pemerintah dan lembaga. Analisis kritis mempertanyakan asumsi. Analisis kritis dapat digunakan untuk menantang perilaku atau praktek yang dilakukan seseorang atau menganalisis pekerjaan sebuah serikat, atau gerakan sosial, atau untuk menantang dan melawan (oppose) kekuatan-kekuatan dominan di dalam komunitas dan masyarakat.
TEORI X,Y DAN Z
Teori X, Teori ini menyatakan bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Pekerja memiliki ambisi yang kecil untuk mencapai tujuan perusahaan namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi.
Teori Y, Teori ini memiliki anggapan bahwa kerja adalah kodrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari lainnya. Pekerja tidak perlu terlalu diawasi dan diancam secara ketat karena mereka memiliki pengendalian serta pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan perusahaan. Pekerja memiliki kemampuan kreativitas, imajinasi, kepandaian serta memahami tanggung jawab dan prestasi atas pencapaian tujuan kerja. Pekerja juga tidak harus mengerahkan segala potensi diri yang dimiliki dalam bekerja.
sedangkan Teori Z adalah pengembangan dari teori hirarki motivasi.
TEORI LEADERSHIP (kepemimpinan )
Teori pilihan saya, dan teori ini bagi saya sangat luar biasa dalam memotivasi saya.
GREAT MAN THEORY
Menurut teori kepemimpinan ini seorang pemimpin besar terlahir sebagai pemimpin yang yang memiliki ciri-ciri yang istimewa yang mencakup: karisma, kecerdasan, kebijaksanaan dan dapat menggunakan kekuasaan yang dimilikinya untuk membuat berbagai keputusan yang memberi dampak besar bagi sejarah manusia. Karisma sendiri menunjukkan kepribadian seseorang yang dicirikan oleh pesona pribadi, daya tarik, yang disertai dengan kemampuan komunikasi interpersonal dan persuasi yang luar biasa.

TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP THEORIES)
    1. Dasar-dasar Kepemimpinan (Basic Leadership) •Hakekat Kepemimpinan •Pemimpin dan Pimpinan •Peran Pemimpin dan Pimpinan •Beda Pemimpin dan Pimpinan •Otoritas Kepemimpinan •Kepemimpinan Teladan •Pimpinan sekaligus Pemimpin Teori-teori Kepemimpinan (Leadership Theory) Model-model Kepemimpinan (Leadership Styles) Kepemimpinan Perubahan (Change Leadershoip) 23.02.13 Awang Anwaruddin - Change Leadership
    2. Dasar-dasar Kepemimpinan (Basic Leadership) Teori-teori Kepemimpinan (Leadership Theories) •8 Mazhab Teori Kepemimpinan •The ‘Great Man’ Theory •Trait Theory •Contingency Theory •Situational Theory •Behavioral Theory •Participative Theory •Transactional (Management) Theory •Transformational Theory Model-model Kepemimpinan (Leadership Styles) Kepemimpinan Perubahan (Change Leadershoip) 23.02.13 Awang Anwaruddin - Change Leadership
    3. Businessknowledge.com http://www.businessknowledgesource.com/blog/eight_major_leadership_theories_03056 3.html Transformationa l Theory Transactional Theory Participative Theory 23.02.13 "Great Man" Theory THEORIES OF LEADERSHIP Behavioral Theory Awang Anwaruddin - Change Leadership Trait Theory Contingency Theory Situational Theory
    4. Thomas Carlyle (1888), Herbert Spencer (1896)  Kepemimpinan adalah kemampuan yang melekat ─ pemimpin besar dilahirkan, bukan dibentuk.  Pemimpin besar muncul sebagai heroik, mitos dan ditakdirkan karena diperlukan. Thomas Carlyle 23.02.13  Disebut ‘great man’ karena pada saat itu pemimpin dianggap kualitas laki-laki. Awang Anwaruddin - Change Leadership
    5. Gordon Allport (1937), Hans Eynsenck (1967)  Pemimpin terbentuk karena warisan karakteristik perilaku tertentu yang dimiliki seseorang.  Tetapi, jika perilaku tertentu adalah indikator kepemimpinan, mengapa banyak orang yang memiliki sifat kepemimpinan tetapi tidak menjadi pemimpin? 23.02.13 Awang Anwaruddin - Change Leadership Gordon Allport
    6. Joan Woodward (1958), Fiedler, FE (1958) Joan Woodward 23.02.13  Kepemimpinan dipengaurhi oleh variabel-variabel lingkungan yang menentukan gaya kepemimpinan.  Tidak ada gaya kepemimpinan yang terbaik untuk semua situasi.  Keberhasilan pemimpin tergantung pada sejumlah variabel, termasuk gaya kepemimpinan, kualitas para pengikut, dan aspek lingkungan. Awang Anwaruddin - Change Leadership.

    7. Hersey and Blanchard (1977)  Pemimpin harus memilih tindakan yang terbaik berdasarkan situasi yang sedang dihadapi.  Gaya kepemimpinan berbeda-beda tergantung situasi yang berlainan.  Misalnya di tengah cendekiawan, gaya kepemimpinan demokratis mungkin paling tepat diterapkan. 23.02.13 Awang Anwaruddin - Change Leadership Ken Blanchard
    8. Skinner (1967), Bandura (1982) BF Skinner 23.02.13  Sesuai prinsip ‘behaviorism’ seorang pemimpin besar dapat dibentuk, tidak selalu karena dilahirkan atau dimitoskan.  kepemimpinan tergantung pada tindakan, bukan pada kualitas mental atau kondisi internal.  Setiap orang dapat memiliki jiwa kepemimpinan melalui cara pembelajaran, observasi dan karena pengalaman. Awang Anwaruddin - Change Leadership
    9. Robert House (1996)  Gaya kepemimpinan yang ideal adalah mendorong partisipasi & kontribusi anggota kelompok.  anggota kelompok merasa lebih memilliki dan berkomitmen pada proses pengambilan keputusan dan pencapaian tujuan organisasi.  Untuk memotivasi partisipasi, pemimpin harus terbuka pada masukan anggota kelompok. 23.02.13 Awang Anwaruddin - Change Leadership Robert House
    10. Max Weber (197), Bernard Bass (1981)  Teori Transaksional, atau teori Manajemen, berfokus pada peran pengawasan kinerja, organisasi dan kelompok karyawan. Max Weber 23.02.13  Teori ini mendasarkan pada sistem reward and punishmen─karyawan dihargai apabila sukses dan ditegur atau dihukum apabila melanggar aturan yang disepakati. Awang Anwaruddin - Change Leadership
    11. James Macgregor Burns (1978); Bernard Bass (1981)  Teori transformasional, atau teori relationship, berfokus pada pola hubungan antara pemimpin dan pengikutnya.  Pemimpin memotivasi dan menginspirasi orang agar melihat kepentingan tugas.  Pemimpin memperhatikan potensi orang dan memiliki standar etika dan moralitas kepemimpinan yang tinggi. 23.02.13 Awang Anwaruddin - Change Leadership James Burns.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar